|
|
|
Landasan Bandara Hussein Dipertebal |
|
|
|
|
Written by Ricky Maulana Muchtar
|
|
Friday, 29 January 2010 00:31 |
|
Boeing berganti Airbus, Maskapai tunggu kesiapan bandara Maskapai penerbangan yang melayani rute internasional dari Bandara Husein Sastranegara masih menunggu kesiapan bandara sebelum mengganti armada dari Boeing 737 menjadi Airbus 320. Maskapai mengaku belum mengetahui kapan penebalan landasan pacu yang dilakukan manajemen bandara selesai.
"Masih menunggu bandaranya siap," ujar Bangkit Adi Wibowo, Station Head Air Asia di kantornya.
Pihak AirAsia mengaku armada Airbus milik mereka telah siap, tinggal menunggu kabar kesiapan pihak bandara. "Total di Indonesia kami punya 10 pesawat (Airbus-red)," lanjutnya.
|
|
BI: Campur Tangan Pemilik Sering Picu Kehancuran Bank |
|
|
|
|
Written by Ricky Maulana Muchtar
|
|
Wednesday, 27 January 2010 21:31 |
Jakarta - Sepanjang sejarah perbankan nasional, kehancuran perbankan seringkali terjadi karena besarnya campur tangan pemilik kepada jajaran direksi. Demikian diungkapkan BI dalam bukunya yang berjudul 'Menyingkap Tabir Seluk Beluk Pengawasan Bank' yang dikutip, Rabu (27/1/2010). "Bila membuka lembar hitam sejarah perbankan nasional, kehancuran banyak bank di tahun 1997 adalah karena begitu besar campur tangan pemilik bank kepada jajaran direksi," kata buku tersebut. Dalam bukunya itu, BI mengatakan, bila ada sebuah bank dinyatakan gagal dan ditutup, maka mesti dilihat secara jernih akar penyebabnya. Setidaknya menurut BI ada 2 sumber masalah.
|
|
|
Hal yang menentukan hidupmu |
|
|
|
|
Written by Ricky Maulana Muchtar
|
|
Wednesday, 27 January 2010 21:53 |
10% kehidupan dibuat oleh hal-hal yang terjadi terhadap kita. 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi / memberi respon.
Apa artinya? Kita sungguh-sungguh tidak dapat mengontrol 10% kejadian-kejadian yang menimpa kita. Kita tidak dapat mencegah kerusakan mobil. Pesawat mungkin terlambat, dan mengacaukan seluruh jadwal kita. Seorang supir mungkin menyalip kita di tengah kemacetan lalu-lintas. Kita tidak punya kontrol atas hal yang 10% ini.
Yang 90% lagi berbeda. Kita menentukan yang 90%! Bagaimana? Dengan reaksi kita. Kita tidak dapat mengontrol lampu merah, tapi dapat mengontrol reaksi kita. Jangan biarkan orang lain mempermainkan kita, kita dapat mengendalikan reaksi kita!
Mari lihat sebuah contoh. Engkau sedang sarapan bersama keluarga. Adik perempuanmu menumpahkan secangkir kopi ke kemeja kerja mu. Engkau tidak dapat mengendalikan apa yang telah terjadi itu.
|
|
SWIFT Code for Indonesian Banks |
|
|
|
|
Written by Ricky Maulana Muchtar
|
|
Monday, 25 January 2010 00:59 |
|
The following is SWIFT code for some popular banks in Indonesia. Note: information should be reliable only for Banks in Jakarta
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 15 |